HMJ PJJ-PGSD
Universitas Muhammadiyah Malang
HMJ PJJ-PGSD
Universitas Muhammadiyah Malang

Cara Bertahan Hidup dari Serangan Nuklir

Author : Administrator | Selasa, 01 Desember 2015 13:39 WIB

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk bertahan hidup dari serangan nuklir.

Cara Bertahan Hidup dari Serangan Nuklir
Ilustrasi nuklir (Thinkstockphoto)

 

Perbincangan perihal akan berlangsungnya Perang Dunia III sedang ramai-ramainya. Tak lama setelah Turki menembak jatuh jet Rusia, analis militer Rusia, Pavel Felgenhauer, mengatakan perang nuklir “mungkin terjadi”—dan itu cukup menakutkan.

Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk bertahan hidup dari serangan nuklir.

Mengungsi
Belajar dari perang-perang sebelumnya; pangkalan militer, pusat-pusat kekuasaan dan politik, fasilitas industri strategis, dan tempat-tempat keramaian lainnya akan menjadi tempat yang paling disasar. Dan pedesaan sepertinya menjadi tempat yang paling aman.

Pilihlah rencana melarikan diri dengan hati-hati
Sementara meninggalkan kota-kota padat penduduk merupakan ide, kita juga harus mempertimbangkan kemungkinan jalanan akan sangat macet dan persediaan bensin sangat langka.Maka, bersiaplah untuk perjalanan panjang, beberapa di antaranya mungkin akan ditempuh dengan berjalan kaki. Pilihlah lokasi yang tidak berpotensi menjadi target utama, dan yang mudah diakses.

Buat ruangan khusus
Jika kita tidak punya alasan untuk melarikan diri, jadikan rumah kita seaman mungkin. Buatlah satu ruangan khusus yang bisa melindungi kita dari kemungkinan-kemungkinan yang tidak kita perkirakan. Serangan dadakan, misalnya.

Tetap tinggal di rumah
Salah satu risiko terbesar nuklir adalah radiasi yang ditimbulkan. Kita boleh tidak terdampak pada hari H, tapi tidak menutup kemungkinan terkena radiasinya beberapa saat setelahnya. Dampak paling kuat terjadi sekitar 48 jam setelah ledakan. Ada baiknya kita mengurung diri di dalam rumah selama seminggu.

Pastikan pesediaan air aman

Manusia bisa bertahan tiga minggu tanpa makanan, tapi hanya tiga hari tanpa air. Jika kita tidak bisa menemukan botol air, kita bisa memanfaatkan sistem radiator, bagian atas toilet, pemanas air, dan radiator mobil.

Cadangan makanan
Cadangan air sangat penting, tapi cadangan makanan juga tak kalah penting. Makanan kaleng dan kemasan mungkin bisa menjadi pilihan jitu, terlebih jika kita tidak bisa meninggalkan rumah. Pertimbangkan juga soal cadangan listrik yang akan mati sehingga kita harus pintar-pintar memilih makanan.

Makanan berprotein tinggi seperti kacang-kacangan dan biji-bijian atau minuman manis bisa menyelamatkan kita dari kekurangan energi.

Kerja sama
Bekerja sama sebagai tim dengan korban lain akan membuat hidup kita jauh lebih mudah. Bagilah tugas sesuatu dengan kapasitas dan kemampuan anggota tim tersebut.

Paham dasar-dasar P3K
Memahami dasar-dasar pertolongan pertama—seperti mengobati luka kecil—bisa menyelematkan hidup kita. Berkaca pada kasus Hiroshima 1945, luka yang kecil yang tidak diobati bisa mengakibatkan infeksi dan bahkan kematian.

Higienis
Jangan meremehkan pentingnya kebersihan. Selain memberi dampak langsung, nuklir juga memberi dampak tidak langsung, seperti kolera dan tipus. Perangkat kebersihan yang kita siapkan paling tidak meliputi sabun dan pembersih tangan.
Jika ada korban meninggal, mereka harus dikubur dengan tanda khusus untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi.
Tip-tip tersebut di atas disarankan oleh Daniel Salisbury dari King’s College London yang bekerja sama dengan tim dari pengembang game pos-apokalitik, Fallout 4.

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image